Kalau dilihat dari Judul emang sekilas memiliki tanda tanya yang sangat dan teramat besar. Emang selama ini mau menulis apa ko sampai sekarang baru bisa menulis? Mungkin ku hanya bisa menjawab ketika kita sedang berjauhan, mungkin kalau terlalu dekat ataupun jarak yang kita tempuh untuk bertemu cukup bisa ku lakukan, mungkin kalimat ini dan cerita ini tak perlu ku tulis.
Masih teringat jelas ketika kemarin pada tanggal 23 Oktober 2011, masih ingatkah itu kejadian apa? Kalau masih ingat Alhamdulilah, kalau lupa ini adalah hari dimana mulai dari pagi hingga pergantian menuju malam kita lakukan secara bersama-sama. Tak tau kenapa hari itu berkesan sekali, meski banyak sekali insiden pada hari itu, cuma ku ngrasa aja kalau hari itu merupakan hari dimana awal kita untuk menuju yang lebih baik. Dan diawali dari itu sampai sekarang dan untuk esok kelak, ku mulai rapi² dan baik² untuk berbenah diri. Agar suatu saat kelak kau akan bangga bisa memilikiku dan tidak malu mempunyai kekasih sepertiku ini yang masih banyak sekali kekuarangan untuk mengimbangi apa yang kau tunjukkan ke ku sejauh ini. Dan diawal juga ku pernah ngmong kalau kamu ingat, " Pasti akan banyak kejutan untuk kedepannya nanti dari Mamah ". Dan hal itu sudah mulai kurasakan sejak dari awal kita bertemu dan sampai sekarang, sedikit demi sedikit kejutan, pelajaran, ilmu yang sudah kau tunjukkan sangatlah berarti dan berharga untukku secara pribadi.
Hari itu ku menuliskan sesuatu di batu dan ku lempar batu itu tepat di dekat anakan Gunung Kelud. Dengan sejumlah doa yang kuminta, semoga saja doa itu bisa terkabulkan dan ku benar² tidak sia² sejauh ini kulakukan dengan hati. Meski terkadang hati ini terluka, namun selalu kucoba untuk mengobatinya dengan melihatmu sekilas dengan senyum indah itu. Hujan? Untung saat itu turun hujan, memang ku suka hujan, dan benar juga kalau hujan itu bisa membuat ku nyaman dan tenang. Pada kesempatan itu, sangatlah susah untuk ku gambarkan dan ku bicarakan dalam jangka waktu yang singkat. Namun, selalu susah untuk ditulis dan diungkapkan, ketika kau jauh hati ini tak bisa berbohong akan sakit, sakit yang takut kalau terjadi kenapa-napa dan sakit kalau apa yang ku sampaikan tidak dilaksanakan dengan baik. Namun setiap ku mulai merasa sakit, dalam hati kecilku selalu memohon semoga Allah mengabulkan doa kecilu disaat ku memang dan benar² rindu akan kehadiranmu dan pelukanmu. Semoga sukses untuk segala aktifitasmu dan jangan takut untuk kehilanganku, karena ku Janji tak akan pernah tinggalkanmu. Ku sadar dan mulai tersadar akan kehidupan di dunia ini hanyalah sementara semenjak mengenalmu jauh lebih dekat. Dan maafkanku kalau ada salah kata ataupun kalimat yang tak seharusnya kutulis tapi ikut tertulis, silahkan dan monggo untuk protes. Negara kita adalah negara yang demokratis jadi kita sebagai warga negara juga harus Demokratis dan bebas untuk mengungkapkan segala pendapat yang menjadi unek² selama ini. Hehehehe
Ku sayang Bunda, bunda sayang ayah? Alah palingo enggak, wek gembrot

Tidak ada komentar:
Posting Komentar