Bunda ayah cuma ingin ucapin Terima Kasih atas semua apa yang bunda percayakan padaku, mungkin Ayah sering buat Bunda khawatir atau marah, tapi Jujur selama ini apa yang aku lakukan semuanya selalu ada bayang² Bunda. Hingga kemarin, ku menangis depan Bunda, Maafkan Ayah ya Bunda, Ayah emang cengeng dibanding Bunda yang kuat. Dan kemarin itu serasa Bunda telah menjadi bagian dalam hidupku, serta bersedia mengisi tulang rusuk ini. Dan ku Janji tak akan pernah sakiti, ataupun lukai Bunda selama Hidupku. Tadi juga Emag bilang " Ojo sampe gae loro Zimah lo dit ". Dan Bunda tau gak apa yang aku jawab ketika Emag bilang itu ? Ku jawab gini bunda " Sampe matipun aku gak bakal Mag sakiti Mbk Ziimah ". Karena ku sudah yakin dan mantab dengan apa yang bunda berikan ke Ayah selama ini. Bunda, kapan ya kita bisa hidup bersama? Hehehehehe
Ngarep mburi rek, huakakakakak ...
Menanti sebuah kesabaran itu memang butuh Proses, dan dalam Proses itu akan ada sejuta pelajaran. Kita saling belajar, kita harus bisa menjadi Pasangan yang Setia Selama Hidup, Romantis Selama Hidup, Bahagia Selama Hidup, dan Ku ingin bisa membahagiakan orang sekitar kita nantinya. Amin Semoga Alloh mendengar Do'a hambanya yang tak pernah lelah untuk bercerita setiap Harinya. Amien Amien Amien
Ku Cinta Bunda sampai Akhir Hidupku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar