!--Widget Share Button Melayang Start-->

Rabu, 16 November 2011

Hatiku Selalu Tertunduk Ketika Melihatmu

Akupun tak mau kau menyalahakan kalimatku ini, dan akupun tak ingin kau marah terhadapku setelah membaca ini. Mungkin ku selama ini terlalu berlebihan dalam mengutarakan Cintaku kepadamu, Perhatianku kepadamu dan Kerinduanku terhadapmu. Tapi jujur, selama itu pula ku tak mampu menahan itu semua, ku merasa aku harus terus menyampaikan kalimat itu dan tindakan itu. Namun, ku mulai tersadar kau mencintaiku karena atas dasar segudang kaidah Agamamu, segudang cerita yang kau berikan padaku, dan gengaman hati yang kau rangkaikan padaku. Mungkin membutuhkan waktu untuk bisa mencintaimu sepertiku mencintai Allah, kalau kau tau selama ini ku selalu berusaha menjadi apa yang terbaik untukmu, dengan harapan ku bisa membuatmu yakin dan bangga hati ini sungguh² mendambakan kekasih Allah sepertimu.

Terkadang susah ketika kita hidup di dunia dengan sejuta godaan dan secuil iman, sebisa mungkin ku berjuang untuk mendapatkan secuil iman itu dibanding sejuta godaan. Tapi kenapa semua ini, semua usaha untuk berbuat baik itu susah ? Ada satu hal yang selalu membuatku untuk selalu berjuang dan sampai ke tujuan, yaitu Bunda. Bunda mengajarkan ku banyak sekali pelajaran hidup, hingga ku takut untuk berbicara banyak kepada bunda, tapi aku ingin sekali berbicara banyak kepada bunda, curhat bersama bunda dan bercanda bersama bunda. Ku masih merasa kita masih perlu sedikit waktu untuk saling bercerita kelemahan dan kelebihan kita satu sama lain. Tak ada manusia di Dunia ini memiliki kelebihan yang sempurna kalau ada kelemahan, dan akupun tak mau disebut diriku lemah. Aku butuh bunda yang bisa buat ku terus kuat, tapi ku tak pernah mendengar bunda butuh aku? Kapan aku bisa dibutuhkan untuk setiap ada moment atau keseharian bunda? Justru ku merasa ku masih jauh dari yang namanya Kekasih Ideal untuk seorang sepertimu. Dalam hati, dalam pikiran terus ku jalankan, terus ku lakukan. Bagaimana diri ini mampu berguna untukmu dan mampu melihatmu terlihat nyaman disampingku dan bangga akan semua yang aku miliki baik dari lahiriah dan batiniah. Ku masih perlu belajar banyak darimu, dan ku masih perlu belajar banyak dari apa yang kau berikan padaku Bunda. Terima Kasih telah mengajarkanku banyak kehidupan, kalau memang untuk di Dunia ini kita mampu bersatu, ku akan jaga sekuat hati sekuat tenaga agar kau selalu bahagia disampingku. Dan jikalau kau tak bisa kumiliki di Dunia ini, ku selalu cerita kepada Allah, berikan kehidupan berikutnya agar ku bisa menjagamu dan selalu berada disampingmu disaat kau terjatuh, lelah, dan sedih.
Terima Kasih Bidadari Syurgaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar