!--Widget Share Button Melayang Start-->

Rabu, 28 Desember 2011

Tulisan Untuk Negeriku ( Indonesia )

Hai bangsa Indonesia, Hai masyarakat Indonesia, dan Hai juga para pemimpin Indonesia. Tulisan ini cuma sekedar sebuah History yang saya ketahui semoga saja menginspirasikan sebagian dari kita agar tidak terlalu bersusah payah untuk berfikir dalam menyelesaikan sebuah permasalahan yang amat sulit.


Dimulai dari jamannya Reformasi, ada yang tau tidak waktu Bapak Ir. Soekarno mengikrarkan Kemerdekaan itu dengan kondisi sakit dan badan yang lemas, kemudian setelah itu Bapak Ir. Soekarno istirahat dan meminta waktu untuk memulihkan kondisinya agar mampu melanjutkan pada moment berikutnya berkaitan dengan nasib masa depan Bangsa Indonesia ? Pada saat itu beliau memang sakit.

Kemudian lanjut ke jamannya Orde Baru, ada yang tau tidak Bapak Soeharto pada masa pemerintahannya itu korupsi uang negara sebesar itu dengan sistim pemerintahan yang bisa kita bilang Diktaktor ? Korupsi atau memang karena hasil perjuangannya dalam memajukan masa depan Bangsa hingga dijuluki sebagai Macan Asia ( Dalam bidang Perdagangan ). Sedikit kita buat kronologi, mereka yang mengira itu korupsi adalah mereka yang berusaha melengserkan kekuasaan Bapak Soeharto dan merasa kebebasan mereka terbatas. Melihat peristiwa Tri Sakti, Penembak Misterius dan Krisi Moneter, siapa yang menuntaskan Krisi Moneter pada masa itu kalau bukan Presiden Soeharto ? Hayo ... Masih berfikir beliau Korupsi kah? Bayangkan 30 tahun beliau memerintah dan mampu menguasai pasar perdagangan se-Asia, bisa bayangkan biaya bea cukai dan impor ekspor yang di hasilkan untuk negara hingga mampu menutup Krisis Keuangan pada masa itu? Meskipun pada masa itu saya masih kecil, tapi tau lah kalau beliau itu berjuang untuk negara, 30 tahun ketika semua dikendalikan oleh Pemerintah.
Hal buruknya adalah tak ada demokrasi dan keterbukaan membuat bangsa kita buta terhadap keluarganya sendiri ( Wilayah, Masyarakat dan Pemerintah ). Tapi harga beras dan permen serta jajan pasar murah waktu itu.

Lanjut memasuki era-Demokrasi pada masa pemerintahan Bapak BJ Habibie. Meskipun Bapak BJ Habibie tak lama menjabat karena beliau harus pergi ke Jerman untuk melanjutkan kebutuhan dalam segi pengetahuan, hingga pada akhirnya membuat beliau harus menjadi salah satu tehnisi ahli pesawat di jerman sana. Meskipun tak banyak yang beliau lakukan dalam masa pemerintahannya, tapi cukup menjaga sistim pemerintahan pada masa itu, selain itu  juga beliau memimpin sendiri tanpa adanya wakil, bayangkan mengurus negara tanpa didampingi seorang wakil? Tapi kalau kita tau, bapak BJ Habibie ini adalah sosok yang teramat romantis untuk keluarganya, hingga membuat Puisi yang bisa saya sampaikan sendiri teramat menyentuh untuk kita tiru kalimatnya.

Lanjut lagi ke masa pemerintahan Bapak Abdurrahman Wahid. Pada masa beliau, inilah masa dimana bangsa kita benar-benar mampu menerima semua jenis golongan masyarakat dan agama. Karena kalau kita tahu, sebelumnya agama seperti Konghucu pun sulit untuk masuk Indonesia, dan pada masa ini beliau memberikan sebuah kebebesan agama apa saja boleh masuk, asalkan bukan agama yang mengajarkan sebuah kesesatan. Yang membuat kita bahagia pada masa pemerintahan beliau, Agama islam sangat dihargai, hingga ketika Ramadhanpun semua sekolah libur, enak kan? Inilah salah satu Pahlawan bangsa yang patut kita hargai dan kenang mengingat perjuangan beliau menerima semua ajaran Agama.

Next ke masa Ibu Megawati Soekarno Putri. Nah puncaknya pada masa ini banyak aset negara kita terjual, katanya sih untuk menutupi hutang bangsa kita. Seperti, satelit palapa dijual, negara bagian Indonesia juga terjual saya tak tau daerah mana, yang jelas seperti itulah. Lantas kenapa ya setelah ini banyak yang mengeluh negara kita semakin terpuruk saja? Mulainya dari pemerintahan siapa juga? Kalau dilihat dari pemerintahan Ibu Mega ya ndak mungkin toh, soalnya juga beliau meneruskan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya, hingga motonya saja Pro-Mega, iya kan? Berarti tidak mungkin beliau membuat negara kita bangkrut, menjual aset negara? Itu bukan sebuah alasan membuat negara kita bangkrut.

Terakhir masa pemerintahan Presiden kita sekarang ini Bapak SBY ( Susilo Bambang Yudhoyono ). Pada masa ini mulai banyak sekali program pemerintah yang berjalan, ditangkapnya para koruptor, dibuatnya sebuah rumah susun untuk masyarakat, didirikannya sebuah fasilitas umum untuk kenyamanan masyarakat. Terus kenapa masih banyak juga bangsa kita ini mengeluh dengan segudang perubahan dan segudang perbaikan yang bisa kita sebut sangatlah lebih baik sebelum masa sebelumnya?

Inilah potret bangsa kita, kenapa bangsa kita masih dibilang belum bisa maksimal dalam berkembang? Belum bisa maksimal dalam berkarya? Belum juga maksimal dalam mensejahterakan rakyatnya?

Bangsa kita adalah bangsa kesatuan, kalau sudah tau bangsa kita dalah bangsa kesatuan, kenapa tidak bersatu saja untuk menjadikan bangsa kita ini semakin solit? Kenapa harus perang pendapat dahulu baru bisa bersatu? Memang sih perbedaan itu indah dan bagus, tapi bukankah lebih indah lagi kita ini mampu sejahtera bersama? Perbedaan tercipta karena adanya sebuah masalah yang nantinya akan membuat kita terpisah, itu saja point pentingnya.

Terus lucunya dimana? Yaitu tadi lucunya disini, tulisan ini bukan dari sebuah sumber tapi karangan saya sendiri, jadi kalau ada salah ya maaf. Hahahahahaa inilah lucunya, lucunya disini, orang tidak tau malah sok tau !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar