!--Widget Share Button Melayang Start-->

Rabu, 22 Februari 2012

Firasat Hati

Assalamualaikum wr wb ..
Harus dimulai dari mana tulisan ini saya awali, mungkin lebih baiknya diawali dengan Bacaan Basamalah. Bismillahi ..
Tak tau harus bercerita kepada siapa lagi kalau tidak pada tempat ku bernaung di Dunia Maya ini. Ketika perjumpaan tak sempat untuk saling bercerita satu sama lain, Jujur lebih mengkhawatirkanmu bagiku jauh lebih besar daripada mengkhawatirkan diriku sendiri. Meskipun ku tau engkau pandai sekali menutupi sebuah masalah, tapi sikapmu itu tak bisa membohongiku ketika engkau mendapatkan sebuah masalah. Entah itu masalah besar atau kecil sehingga membuatmu terus berfikir hingga Kelelahan sampai pada Pikiranmu dan Sakit sampai pada Hatimu.
Dari dulu diawal sekali, aku sudah bilang apapun yang membuatmu merasa sulit, terbebani dan merasa berat untuk melangkah sendiri berceritalah padaku. Meskipun pada saat itu engkau marah besar karena ku memaksamu untuk berbicara, sedangkan engkau lebih suka berdiam. Aku tau diam mu emas, tapi jangan engkau gunakan aku untuk hal yang mudah saja, sesulit apapun nanti yang akan engkau lalui, aku siap untuk membantu dengan segala keterbatasanku.
Berkali-kali engkau sulit untuk mengiktui ajakanku untuk memperhatikan sedikit lebih banyak mengenai kesehatanmu, engkau selalu bilang " Qlo sehat, mboten nopo-nopo ". Tapi untuk besoknya atau paling tidak beberapa jam setelah kau ucapkan kalimat itu, engkau terkulai lemas jauh dari sampingku. Kapan aku bisa benar-benar membuatmu sehat untuk masa yang lama ? Meskipun aku bukan apa-apa di mata indah itu, setidaknya lihat aku, aku yang begini karenamu, jikalau aku tak begitu sayang ataupun tak begitu peduli akan semua untuk masa depanmu, ku tak akan pernah lakukan ini kepadamu. Menjaga masa depan, kesehatan dan harapanmu kelak itu merupakan sebuah tanggung jawabku, selama aku masih berada disampingmu, aku akan lakukan yang terbaik untukmu dan demi masa depanmu kelak. Jika bukan aku yang selalu mengingatkanmu untuk selalu menjaga kesehatanmu siapa lagi ? Ibuk ? Wajar itu, tapi mereka mempunyai kesibukan masing-masing, dan aku tau engkau tak ingin membuat orang lain sibug ataupun repot karenamu bukan ? Jadi mohon, selama aku masih berada disampingmu dan mampu untuk menjagamu, repotkanlah aku untuk saat ini, jangan pernah menunda waktu. Karena waktu tercipta bukan untuk dimajukan, bukan untuk disesalkan, akan tetapi hargailah waktu pada saat itu pula. Ketika semuanya terlihat masih sanggup dan mampu, lakukan apa yang ingin engkau lakukan bersamaku.
Semoga Alloh memberikan waktu yang banyak untukku, sehingga menjagamu, merawatmu, serta menghantarkanmu dalam kesuksesan masa depanmu kelak, ku mampu mewujudkannya itu semua selagi aku masih bersamamu. Amien Ya Robbal Alamin..
Tak pernah ku menghalangimu untuk berkarya, berteman dengan siapapun, yang aku inginkan hanya satu. Jagalah semua yang apa ayah berikan. Itu saja tidak banyak, jangan pernah bosan ya dengan keadaan ayah yang seperti ini ? Jikalau engkau menemukan kebahagiaan lain, jangan pernah lupa untuk bercerita kepadaku. ☻

Tidak ada komentar:

Posting Komentar