!--Widget Share Button Melayang Start-->

Rabu, 15 Februari 2012

Kesedihan Selalu Akhir

Disuatu hari ditengah cerahnya sinar matahari pada saat itu, ada satu pasang kekasih sedang duduk berdua dibawah rindangnya pepohonan nan hijau dan sejuk. Ditengah obrolan mereka bisa terlihat betapa asik dan romantisnya mereka membicarakan suatu hal. Tanpa mereka sadari keasikan mengobrol, datang seorang kakek tua yang menghampirinya, dengan senyum yang ikhlas mereka memberikan beberapa kepingan uang logam untuk kakek tua itu, Namun tidak berhenti disitu, setelah memberikannya sedikit rizki kepada kakek tua itu, mereka mengajaknya untuk makan bersama diarea kebun wisata tersebut. Dengan canda dan tawa mereka, terlihat sangat hangat sekali suasana pada siang itu, percakapan demi percakapan mereka lakukan. Hingga menjurus sebuah petanyaan yang dirasa sudah sewajarnya dalam sebuah obrolan itu muncul. Dimulai dari sepasang kekasih tadi mencoba menanyakan kepada kakek tua tersebut.



 " Kakek tinggal dimana ? " tanya pasangan lelaki tersebut.
 " Kakek sudah tidak memiliki tempat tinggal nak ". Jawab kakek tua itu dengan nada yang lembut.
 " Astagfirulloh, lantas selama ini kakek tinggal dimana ? " tanya pasangan perempuan itu.
 " Kakek tinggal dibalik taman ini, di sebuah tempat bagian dari taman yang kecil. Dan alhamdulilah saya disitu  tidak diusir oleh pegawai taman ini nak ". Jawab kakek tua itu dengan nada gembira.
 " Sebelumnya kakek maaf, tidak punya tempat tinggal atau bagimana ? " tanya pemuda tadi.
Jawab kakek sambil mempersiapkan cerita tentang masa lalunya.
 " Dulu kakek punya tempat tinggal, kakek juga punya keluarga, dan sama dengan kalian hampir setiap akhir pekan kakek selalu mengajak pasangan kakek ke taman ini. Kami selalu menceritakan hal-hal yang indah dan perjuangan kami untuk mencapai hubungan yang direstui oleh kedua orang tua kami nak. Tapi sayang, dulu kakek terlalu meremehkan pasangan kakek. Kakek selalu membiarkan dia saat berpergian jauh, mengikuti acara kegiatan bersama temannya, dan yang terakhir kakek menyesal sekali ketika tak mampu membuktikan perkataan kakek pada saat itu. ", " emang kakek pada saat itu menjanjikan apa kepada pasangan kakek ? " lanjut anak muda itu.
 " Dulu kakek berjanji padanya, kakek akan jaga dia sebisa mungkin selama kakek masih hidup. Dan sekarang kakek sudah ditinggal pergi oleh pasangan kakek, bukan karena perpisahan yang terjadi pada kakek. Akan tetapi Alloh yang memisahkan kita. Dan di belakang taman itu, kami sempat berjanji jika suatu saat nanti kita dipisahkan oleh Alloh, tolong setidaknya jaga taman kecil dibalik taman ini. Disitu ada sebuah taman kecil dengan bunga-bunga indah dan sayur mayur di pinggir sungai nak, kalau tidak keberatan nanti kakek tunjukkan nak. Dan pada saat itu pula kakek mulai pisah dengan keluarga kakek, kakek menepati janji kakek untuk menjaga dan merawat taman itu. Dulu tak sebesar ini taman yang kalian lihat, dulu hanya sepetak taman kecil dibalik taman besar ini. ", " Berarti yang merawat taman ini kakek ? ". tanya anak muda itu dengan penasaran.
 " Bukan, kakek hanya membagikan biji bunga yang gugur kepada anak-anak yang sering menemani kakek disini kala itu hingga sekarang. Dan mereka membantu kakek katanya membuat Syurga kecil di taman ini, kalian bisa lihatkan banyak kupu-kupu disini. Dan jika ingat pada saat itu, pasangan kakek suka sekali dan cinta sekali dengan anak-anak kecil yang berbakat dan teramat cinta terhadap keluarganya. Dan sekarang ini kakek menjaga taman ini ibarat keluarga kakek ". Sambil tersenyum dengan mata yang sayu.
 " Terus yang memberi makan kakek setiap harinya siapa ? " tanya anak muda tersebut.
 " Kakek hanya mengandalkan belas kasihan dari para pengunjung, tapi kakek tidak pernah meminta sejujurnya, kakek hanya mendatangi mereka dan ingin bercerita kepada setiap pasangan yang datang ke teman ini agar mereka menjaga pasangannya, dan jangan sampai seperti kakek ini ". Sambil tersenyum.

  Setelah pembicaraan itu sepasang kekasih itu diajaklah kebelakang taman, di dilihatkannya taman kecil yang penuh dengan bunga indah dan sayur mayur yang segar dipinggiran sungai nan bersih. Dan disitu ada juga sebuah gubuk kecil dan di dalamnya terdapat sebuah alas tikar yang sederhana dan barang-barang peninggalan pasangannya terdahulu. Dan setelah itu sepasang kekasih itu hampir setiap akhir pekannya mengunjungngi kakek tersebut untuk membantu merawat taman kecilnya dibelakang taman besar itu.

Hikmah yang dapat kita ambil dari sepenggal kisah ini. Jagalah sebaik mungkin pasangan kita, selagi kita saling mencinta, jangan sampai membuat pasangan kita sedih ataupun kecewa karena kita. Sejujurnya kita manusia yang tak pernah luput dari yang namanya kesalahan, dan alangkah baiknya ketika kita berbuat salah sesegera mungkin memohonlah maaf kepada siapa kita berbuat salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar